Tual, Soinnews.Com – Pasar Maren Tual, yang dikenal sebagai pasar berkelas dengan pembagian zona yang jelas pada bagian depan berjualan ikan, bagian tengah untuk sayur, sedangkan pada bagian belakang untuk sembako.
Adam Uar salah seorang penjual ikan sekaligus es batu, mengungkapkan fluktuasi harga dan permintaan, pasalnya dulu dalam sehari ikan se embar sudah gabis terjual namun kodisi ini tidak seperti saat ini.
Dulu kita jual ikan satu ember satu hari saja sudah laku terjual, sedangkan sekarang satu ember ikan bisa kita jual dua hari, bahkan kadang ada sisanya lagi” keluhnya kepada soinnews.com rabu (12/11/25).
Adam yang kesehariannya berjualan ikan, kini harus menyiasati dengan berjualan es batu aga bisa membantu kebutuhan keluargnya.
Es batu yang bandrol dengan harga seribu per buah itu, dalam sehari mampu terjual sebanyak 250 buah, menurutnya hal sedikit membantunya dalam menafkahi kebutuhan sehari-harinya.
Disinggung soal harga ikan kata Adam bahwa harga ikan momar (kembung) sekitar Rp20.000 per tumpuk, sementara ikan sakuda (kakap putih) bisa mencapai Rp50.000 per tumpuk. Ikan besar dijual antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per ekor, tergantung jenisnya.
Uar juga menambahkan, ikan besar sering dipotong menjadi empat bagian dan dijual seharga Rp25.000 hingga Rp50.000 per potong.

Bersamaan dengan itu Abdul Basir Sanmas salah satu pejual ikan juga keluhkan hal yang sama yakni pembeli enggan membeli ikan besar dengan alasan teralu mahal, hal ini mengakibatkan sehingga para penjual sering menjualnya dengan cara dipotong agar pembeli bisa membelinya.
“Yah kita harus potong ikan besar untuk jual, kalau tidak pembeli tidak dapat membeli ikan yang besar, bahkan kadang ikan yang besar tinggal saja dan tidak laku terjual” pungkasnya.
Terpisah Saleha Renwarin salah seorang pedagang sayur kepada Soinnews.com juga mengungkapkan persoalan yang sama bahwa kondisi pasar sayur yang sepi.
“Pasar sayur ini terlalu sempit, seperti pasar senggol, Jalur lalu lalang yang sempit membuat pembeli enggan datang akhirnya pasar ini paling sepi sekali”. Ungkap Saleha
Selaku pedagang yang ada pada pasar, saleh berharap agar adanya perhatian dari pemerintah Kota Tual agar dapat menata kembali pasar Maren dengan baik, sehingga bisa menarik perhatian masyarakat untuk kembali berkunjung dan berbelanja. *MN*















